Menteri Ekraf Dukung Pameran Poster Berskala Global di Universitas Paramadina

Kemenekraf/Bekraf RIJumat, 31 Juli 2026
Menteri Ekraf Dukung Pameran Poster Berskala Global di Universitas Paramadina

Jakarta, 31 Juli 2026 – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri pembukaan Re:Rasa International Poster Biennale 2026 di Universitas Paramadina, Jakarta. Menteri Ekraf menekankan bahwa Desain Komunikasi Visual (DKV) merupakan fondasi vital ekosistem ekonomi kreatif yang memberi nilai tambah bagi seluruh subsektor, mulai dari fesyen, film, musik, kuliner, kriya, hingga aplikasi dan gim.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya (kanan), berbincang dengan salah satu pemilik tenant seusai membuka Re:Rasa International Poster Biennale 2026 di Universitas Paramadina, Jakarta, Jumat (31/07/2026).

"Saya mengapresiasi Universitas Paramadina, panitia, kurator, serta mitra yang menghadirkan acara ini dengan tema 'Re:Think, Re:Make, Re:Act' yang sangat relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), di mana desain dituntut tak hanya menarik secara visual, tetapi juga mengajak kita berpikir, berdialog, dan melihat persoalan dari perspektif baru. Di sinilah peran Re:Rasa menjadi sangat penting sebagai ruang bertemunya mahasiswa, desainer, ilustrator, akademisi, industri, dan komunitas kreatif lintas negara untuk melahirkan kolaborasi, mengembangkan ide, serta menciptakan peluang baru," ujar Teuku Riefky saat memberikan sambutan, Jumat (31/7).

Sektor DKV dan desain secara umum terus memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Talenta desain Indonesia pun terbukti mampu menembus industri global termasuk berkarya untuk (Intellectual Property/IP) kelas dunia seperti Disney, Pokémon, dan Marvel. Penguatan ekosistem desain berbasis Kekayaan Intelektual (KI) ini selaras dengan posisi Kementerian Ekraf sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional serta amanat Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2026 tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026–2045 untuk meningkatkan nilai tambah produk kreatif nasional di panggung internasional.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif.

Menteri Ekraf juga mengapresiasi hadirnya 88 karya terkurasi dari 25 negara yang menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya memiliki talenta desain hebat, tetapi juga semakin dipercaya menjadi ruang pertemuan bagi komunitas desain internasional. Atas dasar tersebut, sektor desain diyakini bukan sekadar urusan estetika, melainkan wadah untuk menciptakan nilai tambah, membangun identitas, melahirkan kekayaan intelektual, hingga membuka peluang ekonomi baru.

"Kami berharap Re:Rasa terus berkembang menjadi salah satu platform desain internasional yang membanggakan Indonesia dengan jejaring yang semakin luas dan dampak yang lebih besar bagi ekosistem desain nasional. Kepada para desainer, khususnya generasi muda, teruslah berkarya dan jangan takut menunjukkan karya kepada dunia karena karya kreatif Indonesia bukan hanya mampu bersaing, tetapi juga memberi perspektif baru dalam percakapan desain global," tambah Teuku Riefky.

Acara ini diinisiasi langsung oleh Program Studi DKV Universitas Paramadina, Re:Rasa International Poster Biennale 2026 hadir untuk pertama kalinya dan ke depannya akan menjadi pameran forum dua tahunan (biennale) internasional yang menjadi wadah kolaborasi dan pertukaran gagasan visual bagi para desainer, ilustrator, serta seniman dari berbagai negara. Dengan memadukan konsep "Re:" untuk membaca ulang realitas sosial, budaya, dan ekologi serta "Rasa" untuk menghidupkan ranah afektif, pameran ini memosisikan desain sebagai titik temu antara pemikiran kritis dan empati agar kita tidak hanya memahami dunia, tetapi juga merasakannya.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif.

Rangkaian acara ini diselenggarakan selama tiga hari pada tanggal 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Universitas Paramadina dengan menampilkan 88 karya poster pilihan. Selain pameran poster lintas negara, agenda ini juga dimeriahkan dengan berbagai program pendukung interaktif seperti Artist Talk, Creative Workshop, hingga Art Market yang menghadirkan beragam stan produk kreatif lokal, UMKM pilihan, serta pilihan kuliner dan F&B yang beragam.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri Ekraf yang telah berkenan hadir serta memberikan dukungan penuh untuk kegiatan ini. Keberanian kita untuk mengambil satu langkah kecil hari ini terbukti mampu membuka perjalanan besar hingga melampaui target dengan hadirnya karya desainer dari 25 negara," ungkap Rektor Universitas Paramadina, Didik Junaidi Rachbini.

Turut mendampingi Menteri Ekraf dalam agenda pembukaan pameran ini yaitu Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif, Yuke Sri Rahayu; dan Direktur Arsitektur dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif, Sabar Norma Megawati; Tenaga Ahli Menteri Bidang Isu Media dan Opini Publik, Hasbil Mustaqim Lubis; serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Keprotokolan & Koordinasi Daerah, Panji Purboyo.

Kiagoos Irvan Faisal

Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Teuku Riefky Harsya
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif
Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf