Wamenekraf Dukung LAKON Indonesia sebagai Wadah Fesyen Global

Kemenekraf/Bekraf RISabtu, 22 Februari 2025
Wamenekraf Dukung LAKON Indonesia sebagai Wadah Fesyen Global

Jakarta, 21 Februari 2025 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf), Irene Umar, mendukung LAKON Indonesia dalam membuka peluang bagi merek fesyen lokal untuk menghadapi berbagai tantangan agar dapat menembus pasar global. Irene berharap para pegiat fesyen, terutama pembatik, dapat terus memproduksi batik secara konsisten mengingat pasar fesyen Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan bisnis.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf/Bekraf - Wamenekraf berdialog untuk membentuk ekosistem fesyen yang terstruktur dan berkepanjangan bersama LAKON Indonesia saat audiensi di Gedung Pesona Film Indonesia, Jakarta, Jumat (21/02/25).

“Hari ini, kita ingin berdiskusi dan belajar dari LAKON Indonesia mengingat subsektor fesyen berkembang dinamis setiap tahun, serta daya saing pasar global yang semakin meningkat. Kami ingin menggali pengetahuan seluas-luasnya dari para ahli yang telah membentuk ekosistem fesyen yang terstruktur seperti ini. It’s more about how to change people’s mindset,” ujar Irene saat melakukan audiensi di Gedung Pesona Film Indonesia, Jakarta, Jumat, 21 Februari 2025.

LAKON Indonesia berperan sebagai pendorong bagi pegiat fesyen, khususnya pembatik, dalam upaya pemberdayaan untuk memperluas pasar, tidak hanya di Indonesia tetapi juga ke luar negeri. Salah satu program yang dijalankan, PINTU, merupakan inisiatif bilateral yang mendukung kewirausahaan fesyen dengan menggandeng berbagai mitra publik guna membuka peluang pengembangan ekonomi. Perspektif baru dalam subsektor ekonomi kreatif fesyen tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga keterampilan serta pemahaman mendalam tentang wastra Nusantara.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf/Bekraf

“Ini kesempatan bagi aggregator seperti LAKON Indonesia untuk melakukan kurasi dan mengidentifikasi kebutuhan dalam persiapan inkubasi. Tujuannya memang untuk membuka lapangan pekerjaan, tetapi lebih penting lagi agar para pengrajin atau pembatik memahami aspek bisnis dan pemasaran produk mereka. Jika kita ingin membuat pilot project, tinggal skill up dan nantinya bisa berkolaborasi lebih lanjut dengan Pemerintah Daerah yang telah siap dengan produk fesyen atau pembatiknya untuk menjalankan program yang berkelanjutan,” kata Irene yang didampingi Direktur Fesyen, Romi Astuti.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan LAKON Indonesia menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya berfokus pada pembinaan, tetapi juga pada perbaikan sistem supply and demand. Sebagai ekosistem fesyen, LAKON Indonesia berupaya mengangkat para pengrajin dari berbagai daerah agar budaya lokal tetap lestari.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf/Bekraf

“Yang LAKON Indonesia lakukan ialah membangun ekosistem ideal agar para pengrajin dapat bertahan dan terus melestarikan budaya. Pengrajin harus dibantu lebih dulu karena wawasan mereka masih terbatas. Mereka perlu mendapatkan pelatihan agar tetap termotivasi untuk berproduksi. Selain itu, regenerasi pembatik menjadi tantangan besar karena generasi muda kurang tertarik pada profesi ini. Ke depan, kita harus membuat pilot project bersama agar para pembatik dapat mengubah pola pikir mereka. Jika UMKM ingin naik kelas, mereka juga harus memiliki penghasilan yang lebih baik,” ujar Thresia Mareta, Founder LAKON Indonesia.

Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Ekonomi Kreatif
Ekraf
Irene Umar
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
LAKON
SUBSEKTOR FESYEN

Postingan Terkait

gambar   Menteri Ekraf di Save My Generation Conference: Kreativitas Generasi Muda Luar Biasa
Menteri Ekraf di Save My Generation Conference: Kreativitas Generasi Muda Luar Biasa

Bekasi, 18 April 2026 - Ekonomi kreatif lekat dengan generasi muda. Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menyadari modal itu perlu dukungan banyak pihak untuk menggerakkan mesin pertumbuhan ekonomi nasional agar lebih melaju.

...
gambar Wamen Ekraf Apresiasi Perayaan Paskah Berbasis Edukasi Warisan Budaya di Easter Fair
Wamen Ekraf Apresiasi Perayaan Paskah Berbasis Edukasi Warisan Budaya di Easter Fair

Jakarta, 5 April 2026– Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan The Dharmawangsa Jakarta menghadirkan Easter Fair sebagai perayaan Paskah keluarga dengan sentuhan inovatif melalui pendekatan edukatif serta kreativitas berbasis kearifan lokal. Wamen Ekraf, Irene Umar, memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi yang menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.

...
gambar   Upacara HUT ke-80 RI di Kementerian Ekraf, Kreativitas Jadi Sumber Kemajuan Bangsa
Upacara HUT ke-80 RI di Kementerian Ekraf, Kreativitas Jadi Sumber Kemajuan Bangsa

Jakarta, 17 Agustus 2025 - Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya mengajak ASN jajaran Kementerian Ekraf mentransformasi kemerdekaan menjadi inovasi dan kreativitas yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Hal ini disampaikan Menteri Ekraf dalam Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Kementerian Ekraf di Gedung Film, Jakarta, Minggu, 17 Agustus 2025.

...